Tampilkan postingan dengan label TUGAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TUGAS. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Maret 2012

Pengaruh Globalisasi

      Pengaruh globalisasi hampir dapat dirasakan pada seluruh sendi kehidupan masyarakat negara-negara di Dunia Ketiga. Pengaruh paling kuat yang nampak dalam kehidupankeseharian kita adalah dalam bidang ekonomi dan budaya. Budaya kapitalis yang materialistis sangat berpengaruh dalam membentuk gaya hidup (life style) kita
terutama pada masyarakat perkotaan. Dinamika masyarakat perkotaan yang serba instan mengacu pada negara-negara pusat yang menjadikannya sebagai trend setter dan merupakan ciri dari gaya hidup modern yang serba "wah". Dampak globalisasi ini sangat dahsyat dikarenakan sangat ampuhnya peranan media telekomunikasi yaitu tv. Ya “Kotak Ajaib” ini mampu menghipnotis para pemirsanya untuk duduk berjam-jam di depan televisi dan menerima apa saja yangdisajikan olehnya nyaris tanpa filter dan semakin menumpuk angan-angan dalam benak kita tanpa usaha yang real. Hal yang sangat disayangkan adalah kita selaku masyarakat Dunia Ketiga, disetting sedemikian rupa untuk menjadi konsumen sejati. Hal inilah yang menyebabkan kita menjadi negara terbelakang, banyak waktu produktif kita terbuang sia-sia karena terlena oleh hiburan-hiburan yang dikemas sedemikian rupa oleh para pemilik modal.Tayangan-tayangan stasiun tv kita banyak yang tidak mendidik dan membodohimasyarakat. Pada umumnya mereka menayangkan tayangan yang mengeksploitasi seks,hal-hal mistis, kekerasan dan gaya hidup yang wah. Tentu saja hal ini semata-mata demi peraihan rating tinggi yang pada akhirnya memasang para produsen untuk memasangiklannya pada acara tersebut. Sikap hedonisme ini secara perlahan-lahan dan tanpa kitasadari telah membentuk kita untuk mengikuti gaya hidup global dan penyeragamanlainnya (homogenisasi). Contoh real sebagian besar semua anak remaja di kota-kota besar di dunia kehidupannyatidak jauh berbeda

SUMBER

Lingkungan Kerja

      Lingkungan kerja dalam suatu perusahaan sangat penting untuk diperhatikan manajemen. Meskipun lingkungan kerja tidak melaksnakan proses produksi dalam suatu perusahaan, namun lingkungan kerja mempunyai pengaruh langsung terhadap para karyawan yang melaksanakan proses produksi tersebut. Lingkungan kerja yang memusatkan bagi karyawannya dapat meningkatkan kinerja. Sebaliknya lingkungan kerja yang tidak memadai akan dapat menurunkan kinerja. Sebaliknya lingkungan kerja yang tidak memadai akan dapat menurunkan kinerja dan akhirnya menurunkan motivasi kerja karyawan. Suatu kondisi lingkungan kerja dikatakan baik atau sesuai apabila manusia dapat melaksnakan kegiatan secara optimal, sehat, aman dan nyaman. Kesesuaian lingkungan kerja dapat dilihat akibatnya dalam jangka waktu yang lama. Lebih jauh lagi lingkungan-lingkungan kerja yang kurang baik dapat menuntut tenaga kerja dan waktu yang lebih banyak dan tidak mendukung diperolehnya rencangan sistem kerja yang efisien. Beberapa ahli mendifinisikan lingkungan kerja antara lain sebagai berikut :
  • Menurut Alex S Nitisemito (2000:183): “Lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada disekitar para pekerja yang dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas-tugas yang diembankan”.
  • Menurut Sedarmayati (2001:1): “Lingkungan kerja adalah keseluruhan alat perkakas dan bahan yang dihadapi, lingkungan sekitarnya di mana seseorang bekerja, metode kerjanya, serta pengaturan kerjanya baik sebagai perseorangan maupun sebagai kelompok”.
  • Mardiana (2005): “Lingkungan kerja adalah lingkungan dimana pegawai melakukan pekerjaannya sehari-hari”. Lingkungan kerja yang kondusif memberikan rasa aman dan memungkinkan para pegawai untuk dapat berkerja optimal. Lingkungan kerja dapat mempengaruhi emosi pegawai. Jika pegawai menyenangi lingkungan kerja dimana dia bekerja, maka pegawai tersebut akan betah di tempat kerjanya untuk melakukan aktivitas sehingga waktu kerja dipergunakan secara efektif dan optimis prestasi kerja pegawai juga tinggi. Lingkungan kerja tersebut mencakup hubungan kerja yang terbentuk antara sesama pegawai dan hubungan kerja antar bawahan dan atasan serta lingkungan fisik tempat pegawai bekerja.
  • Nitisemito (2001): ”Lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada disekitar para pekerja yang dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas-tugas yang diembankan.”

      Dari beberapa pendapat di atas, disimpulkan bahwa lingkungan kerja merupakan segala sesuatu yang ada di sekitar karyawan pada saat bekerja, baik yang berbentuk fisik ataupun non fisik, langsung atau tidak langsung, yang dapat mempengaruhi dirinya dan pekerjaanya saat bekerja.

Pengaruh Tekhnologi Ditempat Kerja

      Perubahan yang signifikan dalam tempat kerja adalah hasil dari teknologi yang baru dan canggih. Untuk generasi masa lalu, penemuan teknologi dan perbaikan tampaknya akan diperkenalkan setiap minggu. Tren ini dijamin akan terus berlanjut. Dampak teknologi di tempat kerja abad ke-21 akan mengakibatkan perubahan yang cepat, antara lain :
  • Mengubah Aturan Tempat Kerja
       Teknologi ini memungkinkan untuk telecommute, bekerja dari kantor virtual dan berkomunikasi dengan bisnis dan individu di seluruh dunia. Jadwal kerja fleksibel yang populer karena begitu banyak tugas dan tanggung jawab dapat dilakukan dari rumah seorang karyawan atau saat karyawan tersebut berpergian. Sektor swasta awalnya menjadi ujian bagi pengaturan telecommuting, dan pemerintah federal mengikuti dalam upayanya untuk menjadi kompetitif dengan industri dalam menarik kandidat yang memenuhi syarat. Hubungan pelaporan terpencil juga merupakan faktor teknologi ditingkatkan. Manajer anggota tim yang tinggal dan bekerja di berbagai kota, dan negara-negara bahkan berbeda menjadi lebih umum.
  • Biaya Teknologi
       Sebagai perusahaan menuntut teknologi yang lebih canggih untuk membantu mengelola bisnis mereka, biaya untuk mengembangkan dan menghasilkan aplikasi mungkin akan meningkat. Program khusus yang memenuhi kebutuhan spesifik dari bisnis menjadi lebih populer sebagai perusahaan menggunakan jasa konsultan fungsional dan teknologi. Para ahli dapat menentukan jenis solusi yang diperlukan untuk membantu bisnis berjalan lancar dan efisien. Perusahaan seperti SAP menghasilkan solusi teknologi untuk hampir setiap bagian dari industri. SAP dan perusahaan yang sama secara rutin mengirim ke klien mereka konsultan fungsional akrab dengan jenis konsultan bisnis dan teknologi yang tahu bagaimana untuk insinyur solusi.
  • Teknologi Karir
       Karir dalam ilmu komputer dan teknologi informasi terus berkembang. Mahasiswa di perguruan tinggi, universitas dan lembaga teknis mencari karir dalam industri ini kemungkinan akan direkrut setelah lulus. Menurut US News & World Report, pekerjaan di bidang ini adalah salah satu dari 10 karir atas, yang menyatakan insinyur perangkat lunak komputer dalam permintaan karena "Pekerjaan merancang, membangun, memelihara, dan mengintegrasikan sistem-sistem yang semakin kompleks terus menjadi salah satu pertumbuhan tercepat sudut pasar kerja. "mengindikasikan The US Bureau of Labor Statistics melaporkan bahwa pekerjaan dalam ilmu komputer dan teknologi informasi akan menambahkan lebih dari 785.000 pekerjaan baru 2008-2018. Statistik memprediksi bidang teknologi akan memperluas secara eksponensial karena permintaan untuk keadaan produk seni teknologi.
  • Globalisasi Dan Teknologi
       Dampak besar teknologi pada globalisasi memungkinkan perusahaan dari semua ukuran untuk melakukan bisnis dengan pelanggan di seluruh dunia. Selain itu, perusahaan dapat mendirikan kantor satelit di hampir setiap negara tidak peduli berapa jauh selama ada akses Internet. Persaingan untuk menyediakan akses Internet untuk negara-negara berkembang akan berkembang biak, memungkinkan pertumbuhan di daerah yang sebelumnya kehilangan peluang bisnis karena kurangnya perangkat komunikasi. Sisi lain dari koin adalah pemasaran internasional teknologi diteliti oleh George Washington University teknologi profesor Robert W. Rycroft. Dia membuat pengamatan yang menarik tentang negara-negara multinasional yang bergerak dalam pemasaran internasional produk-produk teknologi. Praktek ini telah diciptakan sebagai "eksploitasi teknologi." Dengan pengamatan ini, adalah keinginan untuk mendorong produk-produk yang menciptakan upaya globalisasi yang lebih luas bukan upaya globalisasi menciptakan kebutuhan untuk teknologi canggih.
  • Pertimbangan
      Dunia komputer dan teknologi informasi telah menjadi suatu aspek penting dari kehidupan kita, dan itu sangat diragukan bahwa akan ada kembali ke metode tradisional dalam menjalankan bisnis. Manfaat utama dari teknologi efisiensi. Bisnis - dari usaha kecil untuk konglomerat besar - yang mampu memberikan produk dan jasa pada tingkat yang lebih cepat, lebih efisien yang dapat menghasilkan keuntungan lebih tinggi.

Leadership

      Pada dasarnya definisi atau pengertian kepemimpinan ( leadership ) telah banyak dikemukakan para pakar atau akhli di bidang manajemen sumber daya manusia. Definisi atau pengertian kepemimpinan ( leadership ) banyak yang dikutip oleh Thoha (2006 : 5) dari berbagai pakar atau ahli, antara lain sebagai berikut:
  1. Menurut Robert Dubin definisi atau pengertian kepemimpinan diartikan sebagai pelaksanaan otoritas dan pembuatan keputusan.
  2. Menurut J.L. Hemphill definisi atau pengertian kepemimpinan adalah suatu inisiatif untuk bertindak yang menghasilkan suatu pola yang konsisten dalam rangka mencapai jalan pemecahan dari suatu persoalan bersama.
  3. George R. Terry memberikan definisi atau pengertian kepemimpinan sebagai aktivitas untuk mempengaruhi orang-orang supaya diarahkan untuk mencapai tujuan organisasi.
      Sedangkan Yukl G. (2001 : 3) mengatakan bahwa istilah kepemimpinan adalah kata yang diambil dari kata-kata yang umum dipakai dan merupakan gabungan dari kata ilmiah yang tidak didefinisikan kembali secara tepat. Penelitian biasanya mendefinisikan kepemimpinan sesuai dengan prespektif individualnya dan aspek gejala yang paling menarik perhatiannya. Setelah melakukan peninjauan mendalam terhadap literatur kepemimpinan. Selain definisi atau pengertian kepemimpinan ( leadership ) yang dikutip Thoha, terdapat pula beberapa definisi atau pengertian kepemimpinan yang dikutip oleh Yukl G (2001 : . 4), antara lain :
  1. Kepemimpinan adalah “perilaku individu … yang mengarahkan aktivitas kelompok untuk mencapai sasaran bersama” (Hemphill & Coons, 1957 : . 7)
  2. Kepemimpinan adalah “pengaruh tambahan yang melebihi dan berada di atas kebutuhan mekanis dalam mengarahkan organisasi secara rutin (D. Katz & Kahn, 1978 : . 528)
  3. (3)    Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi aktivitas kelompok yang terorganisir untuk mencapai sasaran (Rauch & Behling, 1984 : . 46)
  4. (4)    Kepemimpinan adalah proses memberikan tujuan (arahan yang berarti) ke usaha kolektif, yang menyebabkan adanya usaha yang dikeluarkan untuk mencapai tujuan (Jacobs & Jaques, 1990, p. 281)
  5. (5)    Kepemimpinan adalah cara mengartikulasi visi, mewujudkan nilai, dan menciptakan lingkungan guna mencapai sesuatu” (Richards & Eagel, 1986 : 4)
  6. (6)    Kepemimpinan adalah kemampuan individu untuk mempengaruhi memotivasi, dan membuat orang lain mampu memberikan kontribusinya demi efektivitas dan keberhasilan organisasi (House et. Al., 1999 : 184)
       Menurut Handoko (2000 : 294) definisi atau pengertian kepemimpinan telah didefiinisikan dengan berbagai cara yang berbeda oleh berbagai orang yang berbeda pula. Menurut Stoner, kepemimpinan manajerial dapat didefinisikan sebagai suatu proses pengarahan dan pemberian pengaruh pada kegiatan-kegiatan dari sekelompok anggota yang saling berhubungan tugasnya. Ada tiga implikasi penting dari definisi tersebut, antara lain:
  1. Pertama, kepemimpinan menyangkut orang lain – bawahan atau pengikut. Kesediaan mereka untuk menerima pengarahan dari pemimpinan, para anggota kelompok membantu menentukan status/kedudukan pemimpin dan membuat proses kepemimpinan dapat berjalan. Tanpa bawahan, semua kualitas kepemimpinan seorang manajer akan menjadi tidak relevan.
  2. Kedua, kepemimpinan menyangkut suatu pembagian kekuasaan yang tidak seimbang di antara para pemimpin dan anggota kelompok. Para pemimpin mempunyai wewenang untuk mengarahkan berbagai kegiatan para anggota kelompok, tetapi para anggota kelompok tidak dapat mengarahkan kegiatan-kegiatan pemimpin secara langsung, meskipun dapat juga melalui sejumlah cara secara tidak langsung.
  3. Ketiga, pemimpin mempergunakan pengaruh. Dengan kata lain, para pemimpin tidak hanya dapat memerintah bawahan apa yang harus dilakukan tetapi juga dapat memepengaruhi bagaimana bawahan melaksanakan perintahnya.


Selasa, 03 Januari 2012

(TUGAS) 4.2 Modul Penjualan Pada MYOB


Sales adalah sebuah catatan transaksi penjualam dalam perusahaan yang terdiri atas quote, order dan invoice. Dalam mencatat transaksi penjualan MYOB Accounting menyediakan tampilan (Lay Out) pada faktur penjualan, sebagai berikut :
·         Service, digunakan untuk menampilkan transaksi penjualan jasa dengan keterangan yang panjang.
·         Item, digunakan untuk menampilkan transaksi penjualan barang dagang.
·         Profesional, digunakan untuk menampilkan beberapa transaksi jenis jasa yang disertai beberapa tanggal.
Dan berikut adalah cara untuk memulai membuat catatan (SALES) pada MYOB :

1. Pada command center klik modul Sales.

2. Setelah itu Klik Enter Sales maka akan muncul tampilan sbb. Pilih jenis penjualannya yaitu Order.


3. Isikan nama pembelinya di field Customer dengan mengklik tombol
segitiga kecil maka akan muncul form pilihan nama-nama pelanggan. Pilih salah satu pelanggan maka tampilan form Sales akan menjadi seperti ini.

4. Ubahlah tampilan dialog window Sales dari penjualan tipe jasa menjadi tipe barang dengan cara klik tombol Layout.


5. Kemudian muncul form Select Layout.

6. Klik pilihan Item maka tampilan form Select Layout akan berubah

7. Klik OK untuk menyimpan perubahan dengan maka tampilan form Sales
8. Isikan jumlah unit yang dijual di kolom Ship misalkan 3.
 

9. Klik pada kolom Item Number kemudian tekan Enter untuk
menampilkan form daftar pilihan barang yang dijual.

10. Pilih salah satu barang kemudian klik Use Item untuk kembali ke form
Sales, contoh Memory 1 Gb.
 
11. Harga akan terisi otomatis pada kolom Price.
 
12. Jika ada discount isikan di kolom Disc %.
 
13. Uang muka diisikan di field Paid Today.
 

14. Jika data-data sudah diisikan secara lengkap seperti contoh di bawah
ini maka klik tombol Record untuk menyimpan.


15. Aktivitas penjualan barang diatas terekam di Transaction Journal di
tab Receipts sedangkan di tab Sales tidak ditemukan transaksi
tersebut hal ini karena status penjualan kita adalah order.

Beberapa Istilah:
Sales = Penjualan
Invoice = Faktur
Ship = Barang yang akan dikirim untuk dijual
Backorder = Pengembalian barang
Item Number = Nomor barang
Description = Keterangan barang
Price = Harga barang
Disc = Potongan Penjualan
Balance due = Saldo jatuh tempo
Freight = Ongkos Angkut
Total Amount = Jumlah Total
Pending = Penundaan Pembayaran
Paid Today = Dibayar sekarang
Amount Received = Jumlah diterima
Finance charge= Denda
Amount Applied = Jumlah yang dibayar

(TUGAS) 4.1 MYOB Accounting


Minding Your Own Business (M.Y.O.B) Accounitng merupakan paket program komputer untuk bidang akuntansi yang dibuat secara terpadu (integrated software). Program dibuat oleh Data-Tech Software Pty. Ltd. Australia. Data-Tech Software merekomendasikan M.Y.O.B Accounting arsitek, konsultasan, galeri seni, salon kecantikan, kontraktor dan sebagainya. M.Y.O.B Accounting sudah menyediakan chart of account (daftar rekening) siap pakai menggunakan bahasa Inggris untuk 105 jenis perusahaan yang dapat dibaca dalam lampiran. M.Y.O.B Accounting mempunyai berbagai keunggulan dibandingkan dengan software sejenis, terutama dalam penggunaan yang relatif mudah dan dapat dikuasai dalam waktu singkat, pada prinsipnya adalah mengisikan data dan mengetahui tombol perintah. Prasyarat untuk dapat memakai program secara maksimal adalah penguasaan pengetahuan dasar akuntansi meliputi konsep, prinsip, prosedur dan teknik pencatatan akuntansi untuk pos-pos dalam laporan keuangan. Dan berikut adalah sekilas tentang MYOB :

Konfigurasi Sistem
          Kelengkapan fasilitas M.Y.O.B Accounting ditujukan dengan modul akuntansi yang dapat ditangani seperti berikut :
  •   General Ledger
  •   Chequebook
  •   Sales
  •  Purchases 
  •  Inventory
Report Baru
        Mencari kebenaran gambaran finansial user dari yang sesungguhnya dengan menggunakan report baru ini :
  • l  Statement Cash Flows – memperlihatkan bagaimana perubahan posisi cash flow memberikan waktu periode dengan manampilkan mata uang berasal dan kemana uang tersebut pergi.
  • l  Costumer Ledger Report – menampilkan sebuah cerita lengkap dari transaksi untuk lintas costumer yang memiliki tanggal jarak dengan perjalanan pemasukan seimbang.
  • l  Vendor Ledger Report – memperlihatkan semua transaksi user per pelanggan dengan jarak dengan perjalan pemasukan seimbang.
  • l  Jobs Slip Summary dan Detail Report – menampilkan waktu aktivitas pembiayaan user dari pekerjaan. User dapat menjumlah report ini dengan aktivitas, costumer, atau pekerja.
  • l  Job Exception Report – dua report baru unutk membantu user menjalankan pemasukan dan transaksi lain yang tidak mempunyai hubungan pekerja dengan dua report tersebut.
Menghubungkan MYOB Dengan Software Office
  • MYOB Office Link meghubungkan Perangkat lunak MYOB Accounting produk yang lebih populer di kantor sperti Microsoft Word dan Excel untuk costumer yang memfocuskan marketing dan komunikasi dan menyaring analisis data.
  • Membuat templet biasanya untuk hubungan costumer dengan MYOB Office Link untuk Microsoft Word dan Corel Word Perfect.
SUMBER

Selasa, 29 November 2011

(TUGAS) 3.5 Pengertian SOX

           Sox merupakan ketentuan perundangan yang merombak ketentuan-ketentuan di bidang akuntansi. perombakan atau penataan kembali ini dimaksudkan (sebagaimana lazimnya ketentuan pasar modal) untuk melindungi penanam modal. Terdapat 2 (dua) section dari Sarbanes-Oxley Act of 2002 yang mewajibkan pengungkapan terbaru mengenai efektivitas sistem internal control dari sebuah entitas (perusahaan). 
  1. Pertama, section 302, yang mewajibkan CEO dan CFO mengevaluasi design dan efektivitas dari sistem internal control perusahaan secara periode kuartal laporan (setiap 3 bulan).
  2. Kedua, section 404; mewajibkan annual audit untuk mereview dan evaluasi atas manajemen internal-control yang harus di-review dan di-attest oleh KAP yang mengaudit laporan keuangan tahunan perusahaan. 

(TUGAS) 3.3 Struktur Pengendalian Intern & 3.4 Elemen Struktur Pengendalian Intern

Pengendalian Intern merupakan bagian dari masing-masing sistem yang dipergunakan sebagai prosedur dan pedoman pelaksanaan operasional perusahaan atau organisasi tertentu. Sedangkan Sistem Pengendalian Intern merupakan kumpulan dari pengendalian intern yang terintegrasi, berhubungan dan saling mendukung satu dengan yang lainnya. Di lingkungan perusahaan, pengendalian intern didifinisikan sebagai suatu proses yang diberlakukan oleh pimpinan (dewan direksi) dan management secara keseluruhan, dirancang untuk memberi suatu keyakinan akan tercapainya tujuan perusahaan yang secara umum dibagi kedalam tiga kategori, yaitu :


a) Ke-efektif-an dan efisiensi operasional perusahaan
b) Pelaporan Keuangan yang handal
c) Kepatuhan terhadap prosedur dan peraturan yang diberlakukan

Suatu pengendalian intern bisa dikatakan efektif apabila ketiga kategori tujuan perusahaan tersebut dapat dicapai, yaitu dengan kondisi :

a) Direksi dan manajemen mendapat pemahan akan arah pencapain tujuan perusahaan, dengan, meliputi pencapaian tujuan atau target perusahaan, termasuk juga kinerja, tingkat profitabilitas, dan keamanan sumberdaya (asset) perusahaan.

b) Laporan Kuangan yang dipublikasikan adalah handal dan dapat dipercaya, yang meliputi laporan segmen maupun interim.

c) Prosedur dan peraturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan sudah taati dan dipatuhi dengan semestinya.


Struktur Pengendalian Intern

Sruktur pengendalian intern terdiri dari 5 (lima) komponen, yaitu :

(1). Lingkungan Pengendalian
Merupakan dasar dari komponen pengendalian yang lain yang secara umum dapat memberikan acuan disiplin. Meliputi : Integritas, Nilai Etika, Kompetensi personil perusahaan, Falsafah Manajemen dan gaya operasional, cara manajmene di dalam mendelegasikan tugas dan tanggung jawab, mengatur dan mengembangkan personil, serta, arahan yang diberikan oleh dewan direksi.

(2). Penilaian Resiko
Identifikasi dan analisa atas resiko yang relevan terhadap pencapaian tujuan yaitu mengenai penentuan “bagaimana resiko dinilai untuk kemudian dikelola”. Komponen ini hendaknya mengidentifikasi resiko baik internal maupun eksternal untuk kemudian dinilai. Sebelum melakukan penilain resiko, tujuan atau target hendaknya ditentukan terlebih dahulu dan dikaitkan sesuai dengan level-levelnya.

(3). Aktivitas Pengendalian
Kebijakan dan prosedur yang dapat membantu mengarahkan manajemen hendaknya dilaksanakan. Aktivitas pengendalian hendaknya dilaksanakan dengan menembus semua level dan semua fungsi yang ada di perusahaan. Meliputi : aktifitas-aktifitas persetujuan, kewenangan, verifikasi, rekonsiliasi, inspeksi atas kinerja operasional, keamanan sumberdaya (aset), pemisahan tugas dan tanggung jawab.

(4). Informasi dan Komunikasi
Menampung kebutuhan perusahaan di dalam mengidentifikasi, mengambil, dan mengkomukasikan informasi-informasi kepada pihak yang tepat agar mereka mampu melaksanakan tanggung jawab mereka. Di dalam perusahaan (organisasi), Sistem informasi merupakan kunci dari komponen pengendalian ini. Informasi internal maupun kejadian eksternal, aktifitas, dan kondisi maupun prasyarat hendaknya dikomunikasikan agar manajemen memperoleh informasi mengenai keputusan-keputusan bisnis yang harus diambil, dan untuk tujuan pelaporan eksternal.

(5). Pengawasan
Pengendalian intern seharusnya diawasi oleh manajemen dan personil di dalam perusahaan. Ini merupakan kerangka kerja yang diasosiasikan dengan fungsi internal audit di dalam perusahaan (organisasi), juga dipandang sebagai pengawasan seperti aktifitas umum manajemen dan aktivitas supervise. Adalah penting bahwa defisiensi pengendalian intern hendaknya dilaporkan ke atas. Dan pemborosan yang serius seharusnya dilaporkan kepada manajemen puncak dan dewan direksi.


Kelima komponen ini terkait satu dengan yang lainnya, sehingga dapat memberikan kinerja sistem yang terintegrasi yang dapat merespon perubahan kondisi secara dinamis. Sistem Pengendalian Internal terjalin dengan aktifitas opersional perusahaan, dana akan lebih efektif apabila pengendalian dibangun ke dalam infrastruktur perusahaan, untuk kemudian menjadi bagian yang paling esensial dari perusahaan (organisasi).

(TUGAS) 3.2 Pengertian Eksposur

           Eksposur adalah objek yang rentan terhadap resiko dan berdampak pada kinerja perusahaan apabila resiko yang diprediksikan benar-benar terjadi.  Eksposur yang paling umum berkaitan dengan ukuran keuangan, misalnya harga saham, laba, pertumbuhan penjualan dan sebagainya. Misalnya : suatu arsip piutang usaha menunjukkan eksposur risiko yang tinggi karena mengandung informasi penting tentang jumlah yang akan ditagih ke pelanggan dan kejadian lainnya yang memengaruh   pelanggan kredit.

(TUGAS) 3.1 Prinsip SANDWICH

           Prinsip sandwich branding menggunakan beberapa merk untuk pasar yang berbeda-beda secara berlapis-lapis. Bisa jadi yang berlapis-lapis hanya merknya, bisa jadi merek dan segmen pasar yang dilayani yang berlapis-lapis.Memang tidak semua perusahaan memerlukan sandwich branding. Kalau tahapan siklus hidup perusahaan dikelompokkan dalam tiga tahap yaitu tahap pertama ‘belajar jalan’ untuk yang baru berdiri, tahap kedua ‘belajar lari’ untuk yang sudah mulai mapan, dan tahap ketiga ‘lari maraton’ untuk yang sudah besar sekali atau sudah mapan. Maka sandwich branding diperlukan untuk perusahaan yang ada di tahap kedua dan ketiga. Terdapat beberapa alasan yang mendorong kebutuhan melakukan prinsip “sandwich branding”, yaitu:
  1.  Pengembangan pasar : Perusahaan yang sudah mulai atau sudah besar tidak bisa hanya menyandarkan ‘nasib’ pada kelompok konsumen tertentu yang terbatas. Perusahaan perlu mengembangkan jangkauan pasar ke beberapa segmen pasar berbeda.
  2. Rasionalitas konsumen : Konsumen semakin rasional dan punya kecenderungan untuk mencari pilihan baru. Konsumen tidak lagi segan untuk ganti merek atau menggunakan beberapa merek. Perusahaan perlu menyediakan pilihan produk dan merek berbeda untuk memuaskan keinginan konsumen menggunakan merek yang berbeda-beda.
  3. Manajemen resiko : Bisa jadi merek tertentu yang dikelola dengan penuh perhatian tanpa disengaja mengalami ‘kecelakaan’ dan jatuh tersungkur hanya karena isyu negatif. Demikian juga merek yang sudah lama ada di pasar mengalami fase kemunduran yang tidak bisa begitu cepat disegarkan. Perusahaan perlu memanajemeni risiko dengan mengembangkan beberapa merek dan mengelola portofolio merek dalam rangka memanajemi resiko.
  4. Egoisme konsumen :
    Konsumen ingin punya jati diri sendiri dan mendapat eksklusifitas dari produk yang digunakannya. Pengembangan merek secara berlapis dengan prinsip sandwich branding bisa menjadi sarana pemenuhan egoisme konsumen.
  5. Variasi jalur distribusi : Merek berbeda seringkali juga diperlukan untuk melayani jalur distribusi berbeda. Persaingan antara perusahaan peritel besar sudah sampai pada tahapan yang membuat bargaining positioning perusahaan pemasok dalam kondisi semakin terdesak dan harus bisa mengikuti ‘irama’ bisnis peritel dan distributor besar, termasuk dalam bentuk penyediaan merek berbeda untuk jalur distribusi berbeda.
SUMBER 

(TUGAS) 2.1 Simbol-Simbol dalam Teknik Sistem

           Kali ini penulis mendapatkan tugas yaitu, Gambar dan jelaskan simbol-simbol dalam teknik sistem !
  1. Simbol Dasar ( input, output, arus data)
  2. Simbol Tambahan
           Baiklah,  seperti yang di lihat pada gambar di bawah ini..
Simbol-simbol di atas merupakan beberapa simbol yg ada pada teknik sistem, yaitu :
 
  • Simbol Penghubung : berfungsi untuk menghubungkan simbol simbol yg ada
  • Simbol Terminal : berfungsi untuk menunjukan sumber dan tempat tiba data
  • Simbol  Proses: berfungsi sebagai pelaksana tugas atau proses
  • Simbol Aliran Data : berfungsi untuk menunjukan saluran komunikasi antar simbol

(TUGAS) 1.3 Perbedaan SIA dan SIM

           Menurut Sumber yang penulis cari setelah Googling, ini lah hasilnya :
  •  SIA mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan.
  • SIM mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi.

(TUGAS) 1.2 Pengertian Akuntansi dan SIA

Menurut Situs Wikipedia, Akuntansi merupakan pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah. Secara bahasa menurut sepengetahuan penulis, Akuntansi merupakan Ilmu yang mempelajari segala hal tentang pehitungan yang mencakup dunia ekonomi, dan menyajikannya dalam bentuk laporan yang nantinya akan berguna bagi yang membutuhkannya. Sedangkan SIA (Sistim Informasi Akuntasi) adalah kumpulan sumber daya yang dirancang untuk mentransformasikan data keuangan menjadi informasi.

(TUGAS) 1.1 Pengertian Sistem dan Elemen Sistem

           Menurut situs Wikipedia, saya mengutip bahwasanya "Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi.", atau secara bahasa menurut penulis Sistem merupakan gabungan dari elemen-elemen yg akan menjadi sebuah alur yang akan berguna untuk para pemakainya. Sedangkan Elemen dari sistem merupakan, segala komponen yang saling terkait dan terhubung pada sistem yang bersangkutan, baik Internal maupun Ekternal. Jadi, menurut penulis intinya adalah, sebuah Sistem ada karena Elemen-elemen sistem tersebut saling terhubung untuk memenuhi suatu tujuan.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management
Cool Red Outer Glow Pointer